Senin, 12 Agustus 2013

mewek pulang reonian

dia menyapa ku, aku pun membalas sapa'an nya. kita seperti orang yg bru knal. dia berbeda dan mungkin dia pun berfikir aku berbeda. aku mencoba tuk bersikap seperti biasa, tp sekali lgi ketika aku memandangnya aku tetap merindunya. rindu senyumnya, rindu candanya.tp sayang, semuanya tak kan pernah kembali. dia sudah jauh melupakan ku dia sudah bahagia dg wanita pilihannya. ternyata begini rasa sakit cinta yg sesungguhnya.sesekali aku ingin melihat wajahnya sedikit lama, tap, aku tak punya keberanian untuk itu.aku tak mau kelihatan konyol dihadapnnya.. aku benci diri ku sendiri, benci knapa aku tak bisa melupakannya. benci kenapa aku terlalu menyayanginya. benci karna dia telah menemukan wanita idamannya dan itu bukan aku.. bukan aku.

0 komentar:

Posting Komentar